pesantren alfukaat
Kamisan: Indahnya Bertani...Alfukaat
Profesi paling mulia adalah petani. Mulai nawaitu menanam saja, sudah dicatat sebagai ibadah. Merawat dan memupuk adalah sedekah. Panen adalah barakah. Tidak penting...yang panen siapa. "Bayangkan, bila tak ada petani/pekebun. Kita makan apa?"
Nasihat itu disampaikan Pengasuh Baitul Maal Bina Ummat di Pesantren Alfukaat kemarin. Dijelaskan juga...keihlasan petani berkarya adalah pondasi ketahanan pangan. Petani adalah sayyidul bilad. Sehebat apapun kekuatan teknologi senjata, tak akan ada artinya bila tentaranya nggak makan. Lemes.
"Saya senang sekali bisa silaturahmi ke sini. Saya melihat: ada prospek yang bisa dibangun untuk kebangkitan kesejahteraan pesantren. Pilihan fokus di alpukat sangat tepat. Banyak analis perkebunan yang menyarankan kami buka kebun alpukat. Dari sekian banyak simulasi, kesimpulannya: yang paling prospektif adalah berkebun alpukat" dawuh ustadz Mansur berapi-api.
Di penghujung kunjungannya...beliau berpesan kepada kami: Teruslah diperkuat pembibitannya. Perkuat sistem budi daya rahmtan lil alamin. Bantu pekebun memasarkan buahnya. Dan..buka kesempatan pesantren lain belajar dan belatih disini. "Saya siap kampanyekan aksi Pesantren Alfukaat - Insan Kamil Nganjuk ini ke Forum Komunikasi Pesantren Nusantara," tegasnya.
Kami, kru Pesantren Alfukaat hanya bisa berucap: Terima kasih ustadz atas semua nasihat dan motivasinya. Selalu mohon doa panjenengan, semoga Allah melimpahkan taufiq dan rahmahNYA. Aamiin.
Salam Ta'dzim Pesantren alfukaat
Wa/tlp : 085646751400
Komentar
Posting Komentar